Sepatu Jarang Dipakai Rusak, Kok Bisa Sih?

Sepatu rusak, Sumber: digitaloceanspaces.com

Apa yang Anda rasakan ketika menemukan sepatu kesayangan yang cukup jarang dipakai tetapi rusak di tempat penyimpanan? Selain sedih, mungkin Anda juga merasa bingung kenapa sepatu jarang dipakai rusak dan bahkan tidak bisa dipakai lagi. Nah, kasus seperti memang cukup sering mengejutkan banyak kalangan. 

Banyak kalangan yang berpikir bahwa sepatu yang jarang dipakai dan hanya disimpan akan cenderung lebih awet. Mereka nantinya hanya perlu membersihkan permukaan sepatu dari debu dan mengenakannya untuk berbagai kebutuhan. Padahal, ada kemungkinan bahwa sepatu yang disimpan tersebut bisa rusak.

Nah, kita akan membahas apa yang menjadi penyebab dari masalah sepatu jarang dipakai rusak ini dan bagaimana tips penyimpanan sepatu yang tepat agar kerusakan tidak terjadi. Simak ulasan selengkapnya!

Mengapa Sepatu yang Jarang Dipakai Justru Lebih Cepat Rusak?

Warna sepatu yang pudar, Sumber: reddit.com
Sepatu jarang dipakai, Sumber: reddit.com

Seperti disinggung sebelumnya, banyak kalangan mengira bahwa sepatu yang jarang dipakai akan tetap awet karena minim gesekan. Namun kenyataannya, sepatu yang lama tersimpan justru sering mengalami kerusakan, terutama pada sol dan bagian lem. Ada beberapa hal yang menjadi biang kerusakan ini, di antaranya: 

  • Sol mengalami pengerasan alami membuat sepatu menjadi kaku dan mudah retak saat pertama kali dipakai setelah lama tersimpan
  • Lem perekat pada sol dan upper memiliki umur pakai terbatas, sehingga sepatu yang lama disimpan dapat mengalami kerusakan sol meski terlihat baru
  • Kelembaban dan suhu ruangan mempengaruhi kondisi bahan, di mana penyimpanan di tempat lembab bisa mempercepat degradasi sol dan menimbulkan bau apek
  • Debu dan partikel kecil menumpuk di sela-sela sol atau lipatan, sehingga lama-kelamaan bisa merusak struktur bahan dan membuat sol mudah pecah
  • Kurangnya gerakan atau tekanan rutin pada sepatu membuat bahan menjadi kaku, berbeda dengan sepatu yang dipakai secara berkala sehingga tetap lentur
  • Jenis bahan tertentu, seperti polyurethane dan kulit sintetis, memang memiliki masa pakai terbatas dan proses kimiawi tetap berjalan meski sepatu tidak digunakan.

Beberapa poin di atas adalah penyebab kerusakan sepatu yang disimpan dan jarang dipakai. Tentu, mengetahui beberapa poin di atas menjadi penting agar Anda nantinya bisa lebih bijak dalam merawat sepatu kesayangan. 

Rahasia Penyimpanan yang Tepat Agar Koleksi Sepatu Tetap Awet

Tempat penyimpanan sepatu, Sumber: thespruce.com
Tempat penyimpanan sepatu, Sumber: thespruce.com

Selain mengetahui penyebab sepatu jarang dipakai rusak, tentu Anda juga perlu mengetahui bagaimana cara menyimpan sepatu yang tepat agar sepatu kesayangan cenderung lebih awet dan tidak mudah rusak.

Adapun beberapa cara penyimpanan sepatu yang tepat dan penting untuk Anda perhatikan di antaranya:

1. Pilih Tempat Penyimpanan yang Sejuk dan Kering

Menentukan lokasi penyimpanan sepatu sangat penting untuk menjaga kondisi sepatu. Dalam hal ini, pilih tempat yang sejuk dan jauh dari sinar matahari langsung agar lem perekat dan sol tidak cepat mengering. Hindari juga area penyimpanan yang lembab karena bisa mempercepat kerusakan sol dan menimbulkan bau apek serta menyebabkan warna sepatu pudar.  

Selain itu, perhatikan sirkulasi udara di rak atau tempat penyimpanan sepatu. Ruangan yang terlalu rapat membuat udara susah berganti dan meningkatkan resiko munculnya jamur. Tempat penyimpanan yang pas akan menjaga sepatu tetap segar dan mencegah kerusakan yang tidak diduga sebelumnya.

2. Gunakan Shoe Tree untuk Menjaga Bentuk Sepatu

Shoe tree atau pengganjal sepatu bisa diandalkan untuk menjaga bentuk sepatu tetap proporsional saat disimpan. Dengan shoe tree, lipatan pada upper tidak terlalu menekan bahan sehingga bentuk sepatu cenderung tetap rapi. Ini penting terutama untuk sepatu kulit atau sintetis yang rentan berubah bentuk. Shoe tree juga membuat sepatu terlihat seperti baru saat ingin dipakai.

Selain menjaga bentuk, shoe tree dapat menyerap kelembaban di dalam sepatu. Kelembaban yang terserap mencegah munculnya jamur atau bau tidak sedap. Sepatu pun tetap segar dan nyaman digunakan.

Satu lagi, shoe tree juga bisa diandalkan untuk membuat sol tetap lentur karena tekanan pada bahan tersebar merata. Tanpa pengganjal, sol bisa mengeras di titik tertentu dan menyebabkan retak saat dipakai. 

3. Bersihkan Sepatu sebelum Disimpan

Agar sepatu tidak rusak saat disimpan, Anda sebaiknya membersihkannya sebelum disimpan. Ya, membersihkan sepatu sebelum disimpan sangat penting agar debu, kotoran, dan sisa kelembaban tidak merusak bahan. 

Anda bisa menggunakan kain lembut atau sikat sesuai jenis material sepatu. Pastikan juga membersihkan bagian sol agar tidak ada kotoran yang menumpuk.

Perlu diketahui bahwa debu yang menempel dalam lipatan sepatu bisa mempercepat kerusakan material sepatu. Kotoran yang menumpuk juga membuat lem perekat lebih cepat lepas. Hasilnya, masalah sepatu jarang dipakai rusak pun akan terjadi. 

Beberapa poin di atas adalah cara penyimpanan sepatu yang tepat agar sepatu kesayangan Anda tidak mudah rusak dalam penyimpanan. Sebagai tambahan, Anda sebaiknya juga tidak menyimpan sepatu dalam plastik yang tertutup rapat karena cara ini bisa memerangkap kelembaban yang akhirnya akan merusak sepatu. 

Lakukan Perawatan Sepatu Profesional dengan Layanan KAME!

Kame Shoes & Apparel Care, Sumber: dok pribadi
Kame Shoes & Apparel Care, Sumber: dok pribadi

Jika Anda menemukan sepatu jarang dipakai rusak dan Anda ingin memperbaikinya, Anda bisa menyerahkannya pada KAME. Tidak hanya membuka bisnis cuci sepatu, KAME juga siap melakukan perbaikan pada kerusakan sepatu yang terjadi.

Ya, dengan peralatan yang lengkap dan tim ahli, berbagai kerusakan pada sepatu bisa diperbaiki. Tidak hanya itu, dengan layanan cuci sepatu Jogja yang tersedia, KAME juga akan membersihkan debu atau jamur yang menempel pada sepatu sehingga sepatu kesayangan Anda akan terlihat seperti baru lagi!